21 February 2015

REVIEW Auglamour AG-R1 upgraded cable version

Yeaay kedatangan lagi IEM (In Ear Monitor) asal Tiongkok nih, Auglamour AG-R1. Promonya sih katanya "mainly for vocal", wah lumayan juga nih, jarang-jarang ada IEM over-ear dibawah Rp 500.000 yang membanggakan good vocal. 
Mari kita bahas IEM yang dibanderol Rp 400.000 (februari 2015) ini.

Spesifikasi
Brand : AuGlamour 
Model : AG-R1
Type : In-Ear
Connectors : 3.5mm
Function: Noise Cancelling (passive)
Communication : Wired
sensitivity : 102+/-2dB
frequency response : 10-20KHz
Impedance : 16 Ohm
cable : 1.3m
Paket Penjualan
Auglamour menyertakan soft pouch, earhook, foam tips, dan tiga pasang silicone tips sebagai aksesoris pada paket penjualan AG-R1. Lumayan juga aksesorisnya, sayang kurang hardcase nih, lebih aman untuk dipakai bepergian daripada soft pouch.

Desain, Build Quality, dan Kenyamanan
Sesuai namanya : AuGLAMOUR, desain AG-R1 ini terlihat glamour sekali. Desain yang bagus dan sekilas terlihat mirip Dita Audio the answer dan truh edition, dipadu dengan tumpahan chrome ke sejukur body, membuatnya terlihat glamour, mewah, namun tidak terlihat "norak" seperti Tingo TG38s di mata saya.
Build quality baik, seluruh body terbuat dari metal yang tentu saja lebih rigid daripada plastik. Sayangnya finishingnya sedikit kurang rapi, apalagi jika dibandingkan dengan kerapihan metal unibodynya Dunu Trident. Pada Auglamour AG-R1 ini, terlihat ada sambungan body yang cukup mencolok, dan pada pinggiran nozzlenya sedikit kurang rapi finishingnya
Ukuran Auglamour AG-R1 ini ternyata kecil untuk sebuah IEM over the ear. Pada awalnya saya mengira kurang lebih sebesar Dita Audio the Truth/answer, ternyata lebih kecil dari itu. Berikut perbandingannya dengan uang koin 100 perak
Ukuran yang kecil ini ternyata menunjang kenyamanan, Anda yang bertelinga kecil saya rasa tidak akan kesulitan memakai Auglamour AG-R1 ini, apalagi bagi Anda yang bertelinga besar. Namun bagi Anda yang bertelinga besar, kecilnya ukuran AG-R1 ini membuat kecantikannya sedikit berkurang ketika dipakai.
Sangat mudah untuk mendapatkan fitting di AG-R1 ini, isolasi suara pun terbilang bagus, lebih bagus dari Moxpad X6. Kualitas silicon tips bawaannya biasa saja, tidak buruk namun untuk penggunaan jangka panjang sedikit bikin pegal, Saya ganti menggunakan Sony Hybrid, kenyamanan meningkat jauh.

Oh ya, yang direview kali ini adalah Auglamour AG-R1 upgraded cable, katanya sih menggunakan kabel silvercoated. Jangan tanya pada saya perbandingan suara dengan AG-R1 versi sebelumnya yang kabelnya twist, saya belum coba versi yang itu.
Suara
Auglamour AG-R1 ini sudah saya gunakan lebih dari 150 jam.

Setup utama : Laptop (foobar2000 ASIO out) + DAC/amp Centrance Dacport
Setup lainnya sebagai variasi dan pembanding :
- AK100 mod (direct)
- iPod shuffle 1st gen + GSH DIY headphone amp

Dengan impedansi 16 Ohm, Auglamour AG-R1 ini tidak membutuhkan driving power yang besar dari DAP. Colok handphone (Samsung galaxy S2) pun volume setengah lebih sedikit sudah terasa berisik.
Auglamour AG-R1 ini nuansa suaranya agak bright. Bass seadanya saja, mid dan vokal forward sangat clear, dan high sparkling. 


Bass
Bass Auglamour AG-R1 ini kuantitasnya seadanya saja alias tipis bin irit bin kurus. AG-R1 tidak bisa mencapai frekuensi yang sangat rendah, getar-getar sub-bass tidak terasa di sini. Mostly basslover saya rasa bakal kecewa, namun bagi Anda yang bukan basslover saya rasa masih bisa sangat menikmati kok. Impact bassnya tetap terasa, tidak menghilang begitu saja. Setel musik dan silakan rasakan sambil berimajinasi, jangan sengaja dicari-cari bassnya. Hehehe

Di tengah kuantitas yang seadanya, kualitas bassnya sendiri terbilang cukup oke. Gebukannya deep, well controlled, dan gak pernah bleber ke midrange. Respon bass tight dan rapi, di lagu tertentu punchnya pun masih lumayan, tendangannya berasa, misalnya di lagu-lagu Maroon 5 album Songs About Jane.

Bicara soal bass punch, AG-R1 ini cukup unik. Jika ketemu dengan setup yang sinergi, contohnya iPod shuffle 1st gen+GSH, entah mengapa bass jadi nongol, punch impactnya jauh lebih berasa, tidak ada lagi kata tipis meski masih jauh dari ranah basshead tentunya. Padahal kalau menggunakan IEM yang lain, GSH saya rasa bukan tipikal amplifier basshead yang sangat ngeboost bass.

Mid dan vokal
Auglamour dengan bangga menyatakan AG-R1 ini "mainly for vocal", dan saya rasa mereka tidak bohong. Untuk IEM harga segini, vokal Auglamour AG-R1 asyik sekali. Posisi vokal ada di sweetspot menurut saya, forward tapi tidak forward banget sampai meninggalkan suara-suara lainnya jauh dibelakang vokal. AG-R1 ini jika bertemu dengan vokal cewek terasa bagus sekali. Desahannya, detailnya, artikulasinya, dan emosinya dapet banget.

Colok ke dacport. presentasi vokalnya sangat jernih dan detil, alunan vokal terasa merdu sekali meski sesekali ada sibilance namun sangat tidak mengganggu. Instrumen-instrumen lain yang numpang nampang di midrange seperti piano atau sax pun terdengar sangat jernih dan detil. Sayangnya kalau colok dacport, vokal terdengar agak kurus. Wah, harus coba colok ke setup lain nih.
Langsung colok AK100, voila! Vokal jadi tidak sekurus di dacport dan terasa lebih "basah", detail-detail lain di mid pun tetap mantap. Dan yang lebih sakti adalah ketika colok iPod shuffle 1st gen + GSH, vokal lebih berbobot, terasa lebih basah lagi dari AK100 mod, tanpa kehilangan kejernihan. Sayang setup iPod shuffle 1st gen + GSH ini membuat instrumen-instrumen di midrange dan artikulasi vokal jadi tidak sedetail dacport atau AK100 mod.

High
High Auglamour AG-R1 ini lumayan banyak porsinya. Presentasinya sparkling, sangat jernih, dan detail banget sampai gemerincing kecil mudah sekali terdengar. Sayang saya kurang suka suara-suara simbalnya, terasa tipis ciss ciss ciss kurang berbody dan bertekstur. Kalau nyetel lagu yang suara simbalnya cepat dan riuh, misalnya di genre metal/heavy, terdengar kurang rapi dan kadang agak kasar. Tentu saja faktor kualitas recording juga sangat berpengaruh yah di sini. Namun kalau untuk nyetel lagu-lagu yang kalem, tidak mengganggu samasekali kok. Meski bright tapi tidak ada suara tajam berlebihan, dan tidak bikin cepat capek juga.

Presentasi high seperti menurut saya agak kurang cocok kalau direct dacport, kurang enak didengar aja gitu, kadang sparklingnya berlebihan. Colok iPod shuffle 1st gen + GSH highnya seperti sedikit ditahan, lebih kalem tapi gak sedetail dacport. Dan the bestnya adalah ketika colok AK100 mod, high tetap detailed seperti di dacport (AK100 mod lebih detail) namun terasa lembut, tidak ada sparkling berlebihan seperti di dacport.

Separasi, soundstage, detail
Di aspek ini menurut saya Auglamour AG-R1 sudah baik. Separasi baik, instrumen terasa terpisah, tapi sedikit kurang rapi kalau menyetel lagu yang cepat dan "rame", agak blepotan aja gitu. AG-R1 memang menurut saya kurang oke untuk musik-musik cepat dan brutal.
Soundstage terasa luas, kanan-kiri terasa lebar. Depthnya pun lumayan, kesan jarak jauh/dekat lumayan terasa.
Detail bagus, suara-suara kecil mudah terdengar oleh AG-R1 ini, terutama detail di mid dan high yang menurut saya bangus banget.

Genre
AG-R1 cocok banget bagi Anda pecinta vokal, namun bukan vokal yang tebal dan warm yah, tapi vokal yang sangat jernih dan detil. Mid dan vokal memang jadi kekuatan utama AG-R1 ini.
Musik-musik santai seperti jazz, blues, dan classic terasa asyik sekali ketika dibawakan oleh AG-R1. Akustik pun tidak kalah serunya, centrengan senar gitar terasa sharp dan detail, suara-suara lainnya terdengar sangat jernih. Instrumental tidak kalah ajib detail dan kejernihannya, kadang berasa agak tipis sih, tapi bukan masalah besar kok.
Untuk musik-musik pop pun selama Anda tidak terlalu mementingkan impact bass yang nendang banget, AG-R1 siap membawakan dengan indah. 

Ketika bertemu musik yang cepat dan "rame", banyak genjrang-genjreng efek distorsi gitar elektrik dan simbal yang riuh seperti pada musik metal/heavy/hardcore/screamo dan teman-temannya, AG-R1 di telinga terasa kurang enak, lambat sih enggak, cuman sedikit blepotan terutama di highnya.

Kesimpulan
Bagi Anda yang mencari IEM over-ear dibawah Rp 500.000, nyari yang jernih, vokalnya bagus, soundstage luas, dan bosan dengan IEM yang ngebass, Auglamour AG-R1 ini pilihan tepat bagi Anda.

Vokal dan kejernihan jadi kekuatan utama Auglamour AG-R1 ini. Vokal cewek terasa sedap sekali, desahan emosinya tersampaikan dengan baik. Sayang bass yang seadanya saja dan juga faktor lainnya yang sulit saya jelaskan dengan tulisan (harus coban sendiri), membuat genre yang bisa dibawakan dengan enak oleh AG-R1 ini menjadi terbatas.
Dan bagi saya pribadi, diluar genre vokal dan genre yang slow/santai, AG-R1 agak kurang bertaji, seperti genre yang ngebeat energik atau yang brutal-brutal :D

Butuh setup yang sinergi agar Auglamour AG-R1 ini semakin dasyat. Bagi saya, sejauh ini paling enak adalah AG-R1 colok ke combo iPod shuffle 1st gen + GSH headphone amplifier.
Bassnya jadi nendang, vokal tambah tebel dan sweet tanpa kehilangan kejernihan, high lebih kalem dan rapi. Memang aspek teknis seperti detail, separasi, soundstage, dan imaging masih dibawah direct ke AK100 mod maupun dacport, namun combo ini di telinga saya jauh lebih enak didengar
Mungkin AG-R1 juga akan mengeluarkan taringnya jika bertemu DAP warm and sweet seperti hifiman HM series, iPod old generation, atau mungkin line up nya fiio.

Plus :
+ vokal bagus
+ jernih dan detil
+ soundstage lebar, depthnya juga masih lumayan
+ housing kecil, relatif mudah masuk ke semua orang

Minus :
- Bass seadanya saja
- Suara-suara simbal kadang kurang enak didengar di telinga saya

Should I buy this? Kalau musik favorit Anda banyak mengutamakan vokal, you will love this one! Meski buat genre-genre lain terkadang kurang enak

40 comments:

  1. Bang gobedh.. Minta review earphone keluarga ultimate ears dong.. Trus bedanya ue200 sama ue200vi apaan yaa? Thankyou

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Thankyou bang.. Trus klo price to performance keluarga ue yg bagus apa bang ? Klo ue200 vs yuin pk3 buat akustik bagusan mana? Sorry ya bnyk nanya hhahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. UE200 klo harganya 2XX.XXX bagus. The legend UE TF10 buaguuuussssss. UE700 juga mantap
      UE200 vs PK3.. Yang satu IEM, yg satu earbud, gw gak bisa bandingin. Klo terpaksa milih sih mendingan PK3

      Delete
  4. Wahh mahal itu mahhh.. Btw, thankyou bangg... Sukses terus yaa :D

    ReplyDelete
  5. Antara Auglamour dan Fostex TE-02 bagus mana ya gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. punya keunikan masing-masing sih..

      Keduanya bagus di vokal, presentasinya sedikit berbeda.. TE-02 vokalnya lebih sweet dan mendayu penuh emosional. AG-R1 lbh mengesankan vokal yang clear dan detail artikulasinya

      TE-02 soundstage gak selebar AG-R1, tapi TE-02 imagingnya lebih mengelilingi kepala nyaris 360 derajat

      Delete
  6. Di range harga yg sama, kira2 merk apa yg bs nyaingin agr-1ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. fostex TE-02
      soundmagic E30
      ttpod T1/T1e

      Delete
  7. AG-R1 ini VS pod500 bagus mana om? dari seluruh aspek...

    ReplyDelete
  8. bass : POD500 kuantitas bass jauh lbh gede nendang dan boomy. AG-R1 kuantitas bass kecil, tight, well controlled
    Mid dan vokal : POD500 agak laidback dan kering, AG-R1 forward, clear, detailed, dan lumayan intim vokalnya
    High : Sama-sama sparkling, AG-R1 jauh lbh detailed, POD500 ekstensinya lbh bagus
    Separasi, soundstage, detail : AG-R1 unggul

    Klo musik mainly vocal, akustik, jazz, blues, dan yg sejenisnya mending AG-R1 banget. Klo musik berbagai macam genre, ambil POD500

    ReplyDelete
  9. Ag r1 ini sama ttpod t1e bagus mana vokalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. vocal only sih gw lbh suka AG-R1 yah..
      tapi sisi lainnya prefer T1E

      Delete
  10. Bikin review ttpod t1e dong, mau beli bingung

    ReplyDelete
    Replies
    1. bassnya tight tapi impactnya lumayan. Mid clear, agak forward, cukup sweet. High sparkling detailed.
      AG-R1 vs T1E di kuping gw sih T1e bassnya lbh berimpact, mid dan vocal sama-sama forward sweet tapi si AG-R1 sedikit lbh intim dan merdu. High sama-sama sparkling, T1E lbh detailed dan tekstur terutama di simbal lbh enak.

      Di FB kerhor dulu udh banyak yg ngasih impresi klo mau lebih jelas dan detail mah.. Coba pake fasilitas search :D

      Delete
  11. IEM yang suaranya mirip" ama akg k420 apaan ya .

    ReplyDelete
    Replies
    1. apaan yah
      ga ada yg bener-bener mirip sih
      paling carbo tenore
      atau klo mau yg sama-sama balance bisa ke grado iGi juga, meski gak terlalu mirip k420 kolorasinya

      Delete
  12. mas kalo iem untuk ak 100 yang bagus apa ya ?range harga max 2 jt..boleh seken

    ReplyDelete
  13. Saya baru masuk d dunia audio. Baru juga pnya 2 iem. Pertama beli yg super kerhor dulu (ath ck300s loosepack ntah palsu atau kw) dan kedua saya baru saja beli auglamournya, IMO menurut saya suara masih enak yg ck300s. Vokal memang lebih maju auglamournya tp kesannya g bgitu natural dan juga suara gemerincing nada tinggi terasa ketutup, masih lebih jelas ck300s apalagi nada rendahnya. Auglamour jg sering sibilance d banding ck300s.
    (Perbandingan dengan lagu yg sama, d putar hnya dngan android, maklum blm pnya DAP, DAC apalagi ampli hehehe... )

    ReplyDelete
    Replies
    1. AG-R1 emang sangat pilih-pilih source component om, sampai-sampai di ulasan saya merasa perlu memberikan impresi ketika dicolokin ke lebih dari satu setup.. Colok source component mahal macem AK100 or dacport aja IMHO gak bgtu enak, malah di kuping gw paling enak klo kena shufle 1st gen dan GSH :D

      Enaknya IEM model CK300s yaa itu, gak ribet sama source component, colok apa aja enak, sangat memanjakan bagi newcomer ato orang yg gak mau ribet :D

      Delete
  14. nice review om budi hehee, btw tau gak klo iem ini dipakai shinobi2 sekitar jogja/ solo jateng utk mixing hehe, mereka banyak yg bilang suaranya neutral dibawah 500rb. bnyk yg menyebutnya flat, tapi dalam kehidupan sehari2 yg tidak terlalu memikirkan kekusus'an membahasakan karakter audio sebuah device hehe, colok mixer / soundcard2 rekording

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah thanks om fuad udh mampir kesini juga... Tapi urusan perang flat-flat an dan neutral-neutralan plus uncoloured-uncoloured an di sebelah jgn dibawa-bawa kesini oom. Hha :p
      AG-R1 buat mixing, why not? Meski bukan favorit gw, tapi drpd pake moxpad X6 or soundmejik E30 :p

      Delete
    2. Bang fuad, masalah ane dibawa2 kesini :(

      Delete
  15. Mas mau tanya donk, apakah dari AG-R1 ke Havi B3 pro 1 perubahan nya signifikan?
    Apakah karakternya mirip2?
    Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. berubah signifikan banget, karakternya gak mirip soalnya. B3 pro 1 relatif flat from low to high (klo critical listening banget, ada sedikit peak di upper mid sama lower mid, tapi peaknya keciiil). AG-R1 low dan highnya gak seextend B3 pro 1, vokal sedikit forward dan cukup sweet.

      Delete
  16. Mas, kalau mau upgrade dari AG-R1 pilih seri apa ya? Untuk nglengkapi cons nya AG-R1 Selain FA heaven 2 krna sy suka yg over the ear (g mudah lepas dan nyaman)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa yah.. Paling hippo pro one, tapi dia jg bassnya irit sih, kecuali kena amp hippo tile jadi enakk, ato kena source yg tebel warm model hifiman HM series..
      Atau cari keluarga phonak, start from 111 ke atas laah..

      Klo mau yg bener sih ke fitear melomane yah.. Vokal adhuai, low dapet, high bagus, detail dan soundstage mantep

      Delete
  17. Bang, IEM ini cocok buat upgrade dari Hippo Groove ga ya? Pingin cari IEM yang lbh bright, detailed, n analytic dari Groove di kisaran 300-500 apa ya bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga ada..
      minimal banget hippo pro one or RE0 klo mau kriteria kayak gitu mah

      Delete
    2. Gitu ya? Klo versi brightnya Groove deh harga segitu apaan ya bang? T1e seken?

      Delete
    3. Bisa juga T1e.. Tapi dia menurut gw krg bisa diajak analitik. Lebih ke fun

      Delete
  18. bang gobedh,
    klo di pair sama FiiO e07k bass nya seberapa keangkatnya ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti jadi gede
      cuman ya jangan ngarep jadi basshead akut juga

      Delete
  19. Om Gobedh, sy pernah pake setup utama dunu trident sm ue200. Keduanya udah recab dan reter pake 'silver' dan masih kurang extend treble nya. Kira2 auglamour r1 ini bakal terlalu sparkling g buat heavy metal sama rock 80an? Kalo vokal sih banyak juga d playlist. Soalnya udah cocok detail nya dunu, tp pengen kuantitas treble kaya ue200 :3
    Thanks jawabannya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jd intinya ente incer sparkling ato extend? AG R1 treblenya gak extend, cenderung rada buntung malah. Klo sparklingnya cukup, gak berlebihan. Dan klo buat heavy metal apalagi technical death sih AG-R1 IMHO kurang masuk suaranya..

      Mendingan ente ke tenore aja dah, extend dapet, sparkling dapet, gak tajem, bass gak segede trident tp klo gak masalah sama UE200 harusnya gak masalah jg sama tenore

      Delete
    2. Hmm... yg penting kagak sparkling berlebih aja...dan bukan buat technical death metal kok. Mungkin emang preferensi pribadi, tp sy suka metalan pake ue200, yg seharusnya karakternya buat vokal :3 . Tenore sih gak masalah, cm harganya yg masalah, wkwkwk. Tp kayaknya bakal nemu sensasi baru nih metalan pake AG-R1

      Delete
    3. mungkin emang preferensi pribadi, tp sy lbh suka metalan pake ue200 drpd AG-R1. Hahaha
      sekali lagi, ini preferensi pribadi yah

      sebenarnya tenore & basso tuh harganya gak menggila kayak yg di toko-toko besar saat ini..
      mungkin karena impor sendiri kali yah, jd ongkir n garansi jg ditanggung sendiri, akhirnya harga jd menggila..

      Delete
    4. Preferensi juga, housing nya AG-R1 lebih enak diliat drpada tenore/basso. Kebetulan sy suka housing metal sejak punya trident :3 terkesan kokoh aja...

      Delete
    5. klw dibanding dengan auglamour rx-1 gmana ya..?

      Delete