13 June 2014

REVIEW Sony E9LP earbud

Sony, sebuah merk besar "premium" dengan gelontoran produk audionya yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Namun, apa jadinya jika Sony mengeluarkan earbud yang sangat murah untuk sebuah merk sony, yaitu hanya Rp 100.000 (Juni 2014)? Apakah kualitasnya tetap membanggakan? Mari kita bahas

Features
- high quality 13,6mm neodymium magnet driver
- super-light earbud design
- dynamic open air

Packing and Accessories
Packing simpel sekali, plastik mika transparan dengan warna menyesuaikan dengan warna earbudnya, kalau earbudnya hitam maka packingnya juga hitam. Bentuknya ramping memanjang seperti tabung. Cukup stylish dan cantik dipandang.

Mari kita buka isinya
Ada earbud Sony E9LP, sepasang foam, dan secarik kertas panduan dalam bahasa Inggris dan Mandarin. Standar lah.

Design, Build Quality, and Comfort
Sony menempatkan E9LP untuk kaum muda, terlihat dari desainnya yang fresh, dinamis, banyak lekuk membulat, serta sentuhan glossy warna-warni. Saya memilih warna hitam karena tidak suka warna mencolok.
Seluruh badan earbud terbuat dari plastik dengan kualitas bagus, tidak ada celah menganga dan ketidakrapihan finishing. Meski dihargai murah, tentu Sony tidak mau gegabah dengan memberikan build murahan juga.

Ukuran E9LP ini terbilang kecil, lebih kecil dari earbud yang banyak beredar.
Imbas positif dari desain kecil ini adalah kenyamanan, di mana diameter earbud yang kecil membuat telinga tidak cepat sakit. Sayangnya, karena sangat kecil, E9LP sangat-sangat mudah lepas dari telinga. Anda wajib menggunakan foam yang disertakan dalam paket penjualan.

Jack bentuknya L, sayang sekali belum gold plated, hanya nickel plated. Profil jack kecil ramping, bagi Anda yang gemar menggunakan case tambahan pada gadget, E9LP ini tidak akan merepotkan karena tidak akan mentok ke case.

Suara
Sony E9LP ini sudah saya burn-in 50 jam.
Setup yang digunakan :
- Laptop lenovo G460, windows 8
- DAC centrance dacport
- foobar2000 music player

General character Sony E9LP menurut subjektivitas saya :

Low
Bass yang disajikan kuantitasnya kecil dan sangat tight, impactnya pun kurang kuat. Bahasa kerennya "lack of bass". Diperparah dengan earbud yang mudah lepas dari telinga, kuantitas bass semakin memprihatinkan.
Bass lebih banyak main di midbass, low bassnya kopong. Speed bass cepat, sangat bisa diandalkan dalam membawakan gebukan cepat dobel pedal.
Beruntunglah bagi Anda yang gemar mendengarkan detail gitar bass, karena gitar bass kini tidak terganggu oleh gebukan drum.

Mid
Mid dan vokal forward dan sangat dominan dibanding frekuensi lainnya. Vokal terasa dekat sekali dengan telinga, sangat menonjol, dan seperti "mengigit" telinga. Lack of warmness and sweetness, namun forwardness yang diberikan memberikan sensasi menusuk jiwa yang sangat menyenangkan. Terasa geli-geli ketika kecapan vokalis seperti membisik langsung di samping telinga kita. Hebatnya, tidak ada sibilance samasekali.
Suara-suara alat musik seperti saxophone, biola, dan piano terdengar sangat jernih dan natural. Khusus saxophone, terasa hembusan udara dan lengkingannya menusuk jiwa.

High
Kuantitas high terbilang banyak, mengimbangi porsi mid. High terasa sangat airy dan extend, suara simbal terasa lepas dan crash simbalnya terdengar crisp. Begitupun dengan centrengan senar gitar akustik, terasa sharp, kaya akan detail, dan menusuk jiwa.
Tidak ada peak-peak tajam, meski pada volume tinggi sekalipun.

Separasi, Soundstage, Clarity and Detail
Separasi terbilang baik, tidak ada yang lengket-lengket, separasi low-mid-high terasa sekali. Begitupun pemisahan instrumen, terasa saling lepas. Sangat terbantu oleh clarity yang aduhai sekali, terasa bening sekali.
Soundstage terasa cukup luas, hanya berasa wide sedangkan height tidak terlalu berasa, singkatnya hanya 2D. Namun placing instrumen sudah baik, terasa menyebar di depan kita.
Detail pada mid dan high terbilang baik sekali, sayang detail pada bass banyak yang hilang terutama low bass.

Genre
Asalkan bukan genre bassheavy, E9LP siap melayani Anda. Mulai dari jazz, rock, metal, akustik, orchestra, hajar semua!
Pecinta EDM (electro dance music) dan KPOP mungkin sebaiknya tidak melirik E9LP

Kesimpulan
Sony berani mengambil langkah antimainstream. Ketika pasar low end cenderung suka yang bassnya besar, Sony menghadirkan earbud yang mid dan highnya dominan dengan kualitas baik. Suara sebening kristal dan kaya akan detail terutama di mid dan high juga menjadi keunggulan E9LP.
Bass seolah-olah hanya sebagai "pelengkap" saja, dengan kuantitas yang kecil dan sangat tight.
Lack of bass ini jugalah yang membuat E9LP terlempar dari persaingan "allrounder earbud".

Plus
+ Mid dan high baik sekali
+ Clarity mantap
+ Kaya akan detail terutama detail di mid dan high

Minus
- Mudah lepas dari telinga
- Impact bass kurang bertenaga

Should I buy this? Try cowon EX2 first. Namun jika memang Anda suka karakter bright dan tidak suka bass yang banyak, E9LP ini boleh dijajal

15 comments:

  1. Soundsignya sama Cube F5 gimana om?, apakah mirip?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mirip-mirip enggak sih..
      Emang keduanya cenderung agak bright, cuman si sony brightnya tuh "nyempreng", bassnya light buanget. Klo F5 masih punya bobot.

      Eh itu ratingnya sorry salah..
      Rating section dan segala keterangannya kan gw kopas dari tulisan-tulisan sebelumnya, tapi E9LP dan PR10 rev II lupa belum saya edit. Maaf-maaf :)

      Delete
    2. Kayanya mau ngelirik si Cowon EX2 dulu sama2 <100rb :D

      Delete
    3. Nanti saya buatin artikelnya, zune v2 vs PR10 rev II vs sony E9LP vs cowon EX2..
      Kalau gak ada halangan hari rabu rilis :)
      Idenya sih buat komparison antara earbud legendaris kerhor vs earbud mainstream yg ada di pasaran vs new comer yg ganas

      Sedikit bocoran : cowon EX2 valuenya JOS!

      Delete
  2. om gobedh, kalo saya liat rating section nya saya malah kepikiran tingo yang juga bright, gimana h2h antar keduanya om ? bingung saya, mau beli yang mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. E9LP vokalnya lbh tebel, tingo lbh tipis
      Separasi, soundstage, imaging, detil, bass quality&quantity dibantai sama tingo

      Delete
  3. Kalo dibandingin sama pk3, bassnya gedean mana gan

    ReplyDelete
  4. Gan gobedh, sony e9lp ini atau edifier h185 ya? Buat dengerin lagu akustik

    ReplyDelete
  5. 'Magnet Neodymium Unit driver 13,5mm menghasilkan suara bass yang kuat' dari web sony dibilangnya gitu gan? Kalo misalnya eq bassnya dinaikin ganggu frekuensi lainnya gak gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yhaa always trust only your ears bro, pabrikan mah suka-suka mereka mau bilang strong bass, ultimate clarity, uncompromise detail, unbelieveable imaging dst blablabla babibubaba juga suka-suka mereka aja..

      klo main EQnya berlebihan yha pasti ngerusak yg lain

      Delete
  6. Om.. Kalo dibandingkan The Kube 1.0, worth it mana ya?

    ReplyDelete
  7. sony e9lp ini atau edifier h185? Saya tidak penyuka bass.. Lebih suka ke detail vokal, gitar, lebih suka musik jazz n akustik.. Kira2 pilih mana ya om

    ReplyDelete