04 July 2014

REVIEW Dasetn Line Up : Dasetn M760, AP8, M1, dan PK3 DIY

Well, ini sebenarnya cuman copy dan pembenahan sedikit kata-kata dari review yang saya post di kaskus, soalnya di blog lebih mudah ditemukan kalau disearch dari google..

Thanks banget untuk om Taufan Mudakir atas pinjaman kolprinya

Line up dasetn ini merupakan earbud DIY (Do It Yourself). Apa itu earbud DIY?
Pengertian menurut saya sih, jadi perusahaan Tiongkok itu membuat komponen internal earbud (magnet, membran, dll) dan mentuning sendiri suaranya, tapi housingnya menggunakan housing "sejuta umat" atau housing earbud yang sudah punya nama besar misalnya sennheiser MX760 atau yuin. Packing dibuat masing-masing, brand juga pakai nama perusahaan pembuat, tidak copy paste punyanya yuin atau sennheiser. Jadi bedakan ini dengan KW replika yah, meski bakal banyak yg bentuknya mirip atau identik dg earbud buatan merk besar
Kalau pengertian ini salah dan menyesatkan, mohon koreksi yah :)

Sebenarnya banyak sekali produsen earbud DIY, selain Dasetn ada juga Knowledge Zenith dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Apa uniknya earbud DIY? Konon katanya, beberapa tipe dari earbud ini memiliki Sound Quality yang jauh di atas harganya, bahkan jika dibandingkan dengan earbud branded sekalipun. Untuk itu, mari kita cari, mana sih yang memenuhi kriteria di atas?

Source yg digunakan :
Laptop lenovo windows 8
Si batang panas centrance dacport
Player foobar2000, ASIO out, all sound enhancement and EQ : OFF

Harga berdasarkan webnya dasetn per 27/06/2014 dalam satuan US$. Nilai tukar rupiah plus biaya lain yang mungkin muncul silakan hitung sendiri yah, demi menghidari tawuran antar local seller

1. Dasetn M760 ($26)
Housingnya menggunakan sennheiser MX760, yang sudah terkenal fittingnya agak besar namun masih nyaman, cukup stabil di telinga, tidak gampang lepas.
M760 ini karakternya cenderung “mild”, lembut dan tidak agresif. Bassnya tebel dan agak boomy, kurang cocok buat musik cepat. Midnya smooth dan clear, vokal cukup forward, intim, dan berbobot, bagus untuk Anda yang suka vokal. Presentasi high cenderung smooth, tidak agresif dan tidak sparkling, namun crisp simbal masih oke dan high extension bagus.
Separasinya bagus sekali, sangat tegas pemisahan instrumennya. Bagus bagu Anda yang suka mendengarkan secara rinci bunyi-bunyi instrumen. Detil lumayan lah sangat terbantu oleh separasi.
Soundstagenya cukup luas, tapi poin menariknya bukan disitu. Soundstage M760 ini proporsional sekali, widthnya memang tidak meluas sekali ke kanan-kiri, tapi diimbangi dengan height dan depth yang bagus, sehingga kesannya “besar” dan megah. Imagingnya jelas, layer-layernya terasa.
Cocok untuk apa? Musik santai, instrumen, denger musik sambil leyeh-leyeh, vokal-vokalan.
Kurang cocok untuk apa? Musik-musik cepat agresif.
Value? GOOD

2. Dasetn AP8 ($12)
Yang satu ini diameter earbudnya lumayan besar, waspadalah bagi Anda yg bertelinga kecil, dan yang bertelinga besar juga pastikan dapat fitting yang enak agar tidak banyak bocor. Earbud ini cukup mudah "lari" dari telinga soalnya.
Earbud ini tipikal balance-clear. Bassnya berkuantitas sedang dengan body yang pas tidak tipis tidak tebal. Speed medium, lebih baik dari M760. Mid dan vokal sedikit forward, clear dan relax, seperti M760 namun tidak se-emosional M760, lebih tipis juga dibanding M760 yang tebal. Highnya cukup cring, ekstensi cukup tidak sebaik M760. Sisanya biasa aja.
Separasi biasa aja. Staging bagaimana yah, sebenarnya seperti ada space lebih di kanan-kiri, tapi kok instrumen dan vokal malah banyak main di tengah tidak banyak yang dilempar ke kanan-kiri. Ditambah height dan depth yang agak kurang, jadi kesannya garis doang kanan-kiri.
Bagus untuk apa? Allrounder, bersahabat dg banyak genre.
Gak bagus buat apa? Buat lagu-lagu yg nuntut staging dan separasi, misal orkes dan classic.
Value? Biasa aja, mainstream banget

3. Dasetn PK3 DIY ($17)
Ini dia PK3 jadi-jadian.
Housingnya "yuin banget" dengan cat doff bukan glossy, dan banyak finishing yang terlihat tidak rapi, seperti pada sambungan-sambungan housingnya.
Kabelnya merah menyala, dan.... SKULLCANDY!
Suaranya seperti apa? Overallnya memang seperti dituning agar menjadi PK3 versi ekonomis.
Bass adalah bagian yang "PK3 banget". Good impact, punch enough, kuantitas sedang, tapi kurang rapi di lagu brutal. Bukan kurang di speed, tapi kurang di kontrol, permainan bass drum-tom-snare yg cepat dan dinamis agak berantakan. Mid forward, lbh forward dari AP8 maupun M760, sangat nyerang ke kuping. Tapi enak kok, bagi Anda yang suka forward-forward pasti senang. Highnya cukup cring, tapi ekstensinya agak kurang.
Separasi lumayan, urusan pemisahan bagus tapi seperti kurang rapi kontrolnya jd banyak ekor tone yang nyasar. Staging cukup luas, kanan-kirinya lumayan tapi depth dan heightnya biasa aja. Salahsatu pembeda dari original PK3 di sini, depth PK3 ori jauh lebih berasa. Forwardnessnya tidak diimbangi dengan airy yg kuat seperti di PK3 original, jadi rada nyemprot ke muka.
Bagus buat apa? Allrounder bagus, relatif masuk ke semua genre, buat yg demen forward-forward nyemprot bolehlah ini, buat yg budgetnya gagal meraih PK3 bolehlah ambil ini, tuningannya mirip tp SQnya downgrade.
Kurang bagus buat apa? Kurang rapi separasi dan kontrolnya
Value? So-so but good enough kok

4. Dasetn M1 ($15)
Tidak asing lagi lah dengan bentuk ini. Ini fittingnya agak besar, suka keluar sendiri dari telinga seperti AP8, tapi overallnya masih lebih nyaman ini daripada AP8.
Earbud ini cenderung netral, tidak banyak kolorasi. Kuantitas bass pas-pasan, paling kecil diantara semua yang diuji, tapi jika dibandingkan dengan earbud pasaran sih termasuk cukup-cukup saja, tidak terlalu tipis. Attacknya cenderung lembut, tapi impactnya berasa kok jadi jgn dianggap cempreng. Speed medium.
Smooth, clear, dan natural. Mungkin 3 kata itu aja cukup buat mempresentasikan mid. Vokal "natural habit"nya ditengah-agak laidback, put some distance from us, tapi artikulasinya jelas buanget, emosinya dapet banget.
Ekstensi high bagus, lepas, sangat airy. Presentasinya smooth, cukup detail, simbal cukup crispy juga. Cenderung netral tidak banyak kolorasi.
Separasi bagus, rapiiiiiiiihh, detilnya boleh juga loh. Staging luass, widthnya bagus, paling wide dibanding semuanya, height dan depthnya mayan oke loh, hanya bisa dikalahkan oleh M760 (signifikan) dalam perbandingan ini.
Bagus buat apa? Buat yg suka netral-netralan, natural, gak banyak kolorasi, balance
Kurang bagus buat apa? Buat yg nyari forwardness dan keintiman lebih. Karakter netral begini kerap meninggalkan kesan "mana WOWnya?" kalau dengernya cuman sebentar. So, cobalah menikmati beberapa saat.
Value? GOOD

Kesimpulan
Dasetn M760 dan M1 adalah earbud yang paling memenuhi kriteria "Good Sound Quality on low price". M760 harganya lebih mahal dan berkarakter "mild", dengan staging yang proporsional dan separasi instrumen yang mantap, clear sekali. Sedangkan M1 harganya jauh lebih murah dan berkarakter netral-smooth-soft, dengan staging yang wide dan sangat airy.
PK3 DIY mungkin bisa dijadikan pilihan bagi Anda yang kepingin yuin PK3 namun budget hanya setengahnya. Agar bisa lebih menarik calon pembeli, Dasetn mungkin di revisi berikutnya harus sedikit memperbaiki separasi dan kerapihan tone, serta build lebih diperhatikan. 
AP8? Kalau boleh jujur, kurang memenuhi kriteria "Good Sound Quality on low price". Dia hanya masuk ke jajaran "Right Sound Quality on Right Price" alias "mainstream", earbud dengan brand ternama pun bisa menghadirkan Sound Quality yang mirip-mirip dengan harga yang sama.

2 comments:

  1. Thanks reviewnya ya bro..really appriciated. Buat saya fav di M1>M760=PK2 DIY
    Sekarang lagi burn PK2 DIY..

    buat yang nyari line up dasetn bisa kontak saya di kaskus, pake id: togel22..lapaknya di sini: http://goo.gl/bVr4WT
    ato sms aja ke 081327320067

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah ini yg punya earbud dateng. Hhe

      Delete